2026年6月13日 Saturday  |  国际日报 Guoji Ribao
热点新闻
来自望加锡北马鲁古的第15批朝觐者抵达祖国 伊朗和阿曼立即宣布合作管理霍尔木兹海峡 小米开发EREV并准备推出新品牌Skynomad SUV 健康,印尼竞争力的新引擎 KONI 董事会积极欢迎申泰勇训练 Persija 经济学家:8 个优先计划不足以鼓励 2027 年经济增长 6.5%Money12 June 2026 希尔达 (Hilda) 的故事,一位纳闽巴霍中小微企业,凭借无 RibaRegional 原则在经济风暴中幸存下来 2026 年 6 月 12 日 经济学家称,这两项计划可在 2027 年提振印尼经济Money12 June 2026 经济学家:8 个优先计划不足以鼓励 2027 年经济增长 6.5%Money12 June 2026 Dony Oskaria:IHSG 投资者对印尼经济的信心达到 6,000 份证明Money12 June 2026 来自望加锡北马鲁古的第15批朝觐者抵达祖国 伊朗和阿曼立即宣布合作管理霍尔木兹海峡 小米开发EREV并准备推出新品牌Skynomad SUV 健康,印尼竞争力的新引擎 KONI 董事会积极欢迎申泰勇训练 Persija 经济学家:8 个优先计划不足以鼓励 2027 年经济增长 6.5%Money12 June 2026 希尔达 (Hilda) 的故事,一位纳闽巴霍中小微企业,凭借无 RibaRegional 原则在经济风暴中幸存下来 2026 年 6 月 12 日 经济学家称,这两项计划可在 2027 年提振印尼经济Money12 June 2026 经济学家:8 个优先计划不足以鼓励 2027 年经济增长 6.5%Money12 June 2026 Dony Oskaria:IHSG 投资者对印尼经济的信心达到 6,000 份证明Money12 June 2026

Rupiah Jeblok, Bunga Naik, Properti Dihantui Badai Proyek MangkrakProperti9 Juni 2026

2分钟阅读 0 评论

JAKARTA, KOMPAS.com- Proyek properti dibayangi risiko mangkrak akibat kondisi ekonomi yang mendorong kenaikan harga material konstruksi.

Hal tersebut disampaikan oleh pengamat properti sekaligus Wakil Ketua Umum Real Estat Indonesia (REI) Bambang Ekajaya, menanggapi kenaikan suku bunga Bank Indonesia (BI) dan melemahnya nilai rupiah terhadap dolar.

BI dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang dipercepat pada Selasa (09/06/2026) memutuskan menaikkan BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,50 persen dari sebelumnya 5,25 persen. BI juga menaikkan suku bunga Deposit Facility menjadi 4,50 persen dan Lending Facility menjadi 6,25 persen.

Pada saat yang sama, nilai tukar rupiah masih berada di level tinggi terhadap dollar AS. Pada Selasa (09/06/2026) pukul 09.24 WIB, rupiah tercatat berada di posisi Rp 18.134 per dollar AS. Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,88 persen ke level 5.389,57.

Baca juga:Cicilan KPR Terancam Naik, Pengamat Prediksi Pasar Properti Stagnan

Bambang mengatakan, kenaikan biaya konstruksi menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi developer saat ini.

Lonjakan biaya pembangunan dapat memengaruhi proyek-proyek yang sedang berjalan dan berpotensi menimbulkan risiko keterlambatan hingga mangkraknya proyek.

Selain itu, developer menghadapi dilema dalam menentukan harga jual properti. Di satu sisi, biaya pembangunan meningkat, namun di sisi lain daya beli masyarakat sedang mengalami penurunan sehingga ruang untuk menaikkan harga menjadi terbatas.

“Investasi properti juga cenderung berhenti, semuanya wait and see,” kata Bambang kepadaKompas.com, Selasa (09/06/2026).

Menurut dia, kondisi tersebut dapat berdampak pada berkurangnya serapan tenaga kerja di sektor properti karena minimnya proyek dan investasi baru.

Baca juga:Developer Tunda Proyek Baru Imbas BI Rate dan Gejolak Timur Tengah

Dari sisi perbankan, Bambang memperkirakan adanya peningkatan risiko kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) seiring menurunnya kemampuan bayar debitur.

Ia juga menyoroti kenaikancost of fundyang harus ditanggung perbankan di tengah kondisi masyarakat yang sedang menghadapi lonjakan biaya hidup, terutama untuk kebutuhan pangan dan energi.

“Cost of fundjuga naik, sementara cicilan sulit dinaikkan dengan kemampuan masyarakat yang sedang terdampak kenaikan biaya hidup,” ujarnya.

Bambang menilai pelemahan rupiah yang disertai kenaikan suku bunga acuan berpotensi meningkatkan beban masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki pinjaman perbankan, termasuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

“Karena BI rate naik maka cicilan pinjaman juga naik, sementara kebutuhan sehari-hari mereka juga naik. Ini sangat memberatkan konsumen,” ujar Bambang.

Baca juga:BI Rate Naik, Siap-siap Cicilan KPR Makin Mahal

Di sisi lain, calon pembeli rumah juga cenderung menunda keputusan pembelian karena daya beli yang melemah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *